Tampilkan postingan dengan label Breeding dan Budidaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Breeding dan Budidaya. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 November 2011

Kandang Budidaya dan Pembibitan Binatani Rabbitry

Memproduksi/Menjual :
  • Bibit Indukan dan Bakalan (Anakan Lepas Sapih) Kelinci Pedaging Jenis New Zealand White, Rex, Californian, dll (Pure Breed dan Cross)
  • Melayani Pesanan Penyediaan Bibit Ternak Dalam Jumlah Besar ke Seluruh Indonesia





Jumat, 22 April 2011

Tentang Kelinci Flamish Giant


Kelinci flemish giant kelinci dengan bentuk punggung seperti “mandolin” , mulai dari punggung sampai pangkal ekor. Kelinci flemish giant salah satu jenis kelinci besar yang diakui ARBA. Bobot minimal untuk kelinci dewasa usia lebih dari 8 bulanan sekitar 14 lb. Tubuh flemish giant panjang dan kuat dengan perkembangan otot yang kuat dimana bagian belakang harus lebar dan besar. Bulu kelinci flemish giant mengkilap, padat dan cerah. Jika bulunya dielus dengan arah terbalik yakni dari belakang kedepan maka akan posisi bulu akan kembali. Kelinci flemish giant memiliki tujuh warna yang diakui ARBA yaitu hitam, biru, cokelat, abu-abu terang, warna pasir, warna besi baja abu-abu dan putih. Warna yang populer adalah abu-abu pasir.

Kelinci flemish giant adalah keturunan dari kelinci Patagonia – Argetina yang oleh pedagang dari Belanda dibawa pada abad 16 – 17. Namun ada yang percaya bahwa kelinci flemish giant keturunan dari ras steenkonijn dan ras eropa “patagonian”. Flemish giant pada abad 18 di impor dari Inggris dan belgia ke Amerika, dimana pada tahun 1910 mulai mendapat sambutan dikalangan breeder yang hingga sekarang kelinci flemish giant semakin populer karena ukuran yang besar, warna yang indah dan multifungsi (sebagai kelinci pedaging atau sebagai kelinci hias).

Kelinci jenis flemish giant adalah kelinci berukuran besar, kelinci flemish giant tumbuh degan bobot empat kiloan dalam tujuh minggu dan bisa menjangkau bobot hingga 18 kiloan dalam sembilan bulan. Meskipun secara phisik kelinci flemish giant besar, kelinci ini jinak tidak terlalu sulit untuk ditangani. Kelinci flemish giant juga disebut sebagai kelinci serbaguna yakni dapat memproduksi daging atau bulu. Kelinci FG berkembang dengan pesat dengan prosentase lebih kecil dari biaya pakan atau hijauan, karena kelinci FG ukuran besar maka siap entry market sebagai “Fryers”, pada usia delapan minggu sudah siap dipasarkan. Kelinci FG selain memiliki karakteristik jinak juga bisa dilatih untuk membuang kotoran atau urin ditempat yang ditentukan. Kelinci FG memiliki toleransi terhadap udara dingin namun untuk udara yang terlalu panas tidak tahan.

Kelinci FG memiliki gerakan yang kuat dan besar, untuk itu diperlukan kandang kelinci yang besar, paling tidak lantainya kisaran 30” sampai dengan “48”. Untuk kandang indukan memiliki lantai antara 24” sampai 72”, kandangnya harus cukup tinggi paling tidak 24” atau kalau dalam posisi duduk telinganya tidak menyentuh atap kandang kelinci. Kelinci FG memiliki bobot yang berat , oleh karena itu lantai kandang kelinci flemish giant jangan dibuat dari kawat (wire mesh) yang bisa mengakibatkan kakinya terluka (shore hocks) jadi bisa dari bahan bambu.

Pakan kelinci FG sesuai pilihan dan ketersediaan di lingkungan sekitar, bisa rumputan (loseh, sintrong dll) atau hijauan (daun lamtoro, turi, pisang dll) yang penting bersih , higienis dan memenuhi kriteria sebagai makanan kelinci. Konsentrat berupa pelet kandungan maksimal 18% protein diberikan secara rutin.

Calon kelinci indukan flemish giant dibesarkan sampai usia 8 bulanan, dimana pertumbuhan berat maksimal 10 bulan sampai 14 bulan. Jika pada masa tersebut tidak dibesarkan secara maksimal dan calon indukan telah mencapai kematangan maka akan menumpuk banyak lemak di sekitar ovarium dan calon indukan kelinci FG akan mengalami kesulitan bunting, karena bila lemak telah mencapai disekitar indung telur sulit untuk menghilangkannya. Kotak sarang kelinci (nest box) disiapkan pada kehamilan 3 minggu, ukuran kotak sarang 14”x14”x24” dari papan yang kuat (tebal) dan kotak sarang tidak mudah bergeser.
(Sumber : http://www.perkelincian.wordpress.com)

Kamis, 21 April 2011

Potensi Bisnis Kelinci


Kelinci merupakan ternak potong non-ruminansia potensial bila dilihat dari aspek produksi dan reproduksi. Ternak ini bila dikelola secara intensif dapat beranak 4-8 kali dalam setahun. Industri kelinci di Eropa dan Amerika dikenal dengan istilah RABBITRY, dan telah berkembang menjadi suatu industry ternak komersial. Di spanyol misalnya, produksi daging kelinci mencapai 110 juta Kg per tahun, setara dengan jumlah daging domba.


A. Ras Komersil
Ras kelinci komersial yang umum dibudidayakan sebagai penghasil daging adalah New Zealand White dan Flamish Giant. Kelinci ini dapat mencapai berat 2 Kg pada umur delapan minggu dengan tingkat pertumbuhan sekitar 40 gram per hari dan persentase karkas 50%-60% dari berat hidup.

B. Penghasil Pupuk
Kelinci dapat menghasilkan pupuk organic berupa kompos dari kotoran dan urine. Kualitas pupuk organic yang berasal dari kotoran (feses dan urine) sangat baik digunakan untuk tanaman hortikultira (sayur-sayuran dan tanaman hias).

C. Kemampuan Tinggi
Kelinci memiliki kemaapuan tinggi sebagai penghasil daging dibandingkan sapi atau kambing, karena sifatnya yang PROLIFIK (kemampuan beranbak banyak). Ternak kelinci cepat berkembang biak, dan beranak banyak (4-12 ekor) per kelahiran dan dalam setahun dapat diatur 4-8 kali kelahiran.

D. Potensi Bisnis
Kelinci sangat potensial untuk dikembangkan, tidak hanya sebagai penghasil daging, melainkan juga sebagai penghasil bulu, FUR (kulit dan bulu) atau ternak hias. Pasar komoditas kulit bulu . Daging kelinci memiliki kualitas yang cukup baik karena kandungan kolesterolnya yang relative rendah dibandingkan dengan ternak-ternak penghasil daging lainnya. Daging kelinci dapat dioleh menjadi berbagai macam jenis makanan seperti Sosis, Baso, Nugget, sate, Dendeng dan Sop atau Tongseng. (dari berbagai sumber)